Teknologi Robot

Sejarah Robot - Kemajuan sains dan teknologi dewasa ini telah dirasakan membuat kualitas hidup manusia semakin baik. Teknologi yang dapat berkembang biasanya teknologi yang dapat mempermudah kehidupan manusia. Dahulu orang bepergian dengan berjalan kaki, selanjutnya menggunakan hewan, dengan diciptakannya mobil, maka orang cukup dengan duduk dan mengendarai susuai dengan keinginannnya. Meningkatnya kebutuhan manusia telah berupaya berfi kir bagaimana agar pekerjaan yang selama ini
dikerjakan oleh manusia dapat digantikan oleh mesin yang dapat bekerja 24 jam, tidak mengenal jenuh, tidak menunutut gaji tinggi dan tidak akan demo menunutut kenaikan gaji/upah buruh.

Fenomena tersebut semakin dirasakan oleh dunia industri yang mengandalkan pada tenaga kerja masal. Awalnya industri tertarik pada ongkos tenaga kerja yang murah. Tenaga kerja menjadi andalan bagi kelangsungan proses produksinya, selain tenaga kerja manusia tersedia dalam jumlah banyak juga industri tidak perlu membeli mesin-mesin yang harganya sangat mahal. Kenyataan di lapangan menunjukan bahwa penggunaan tenaga kerja masal memiliki beberapa kelemahan, antara lain: Memiliki keterbatasan yang manusiawi, seperti, lelah, jenuh, kesehatan, emosi yang labil, dan sebagainya. Penggunaan tenaga kerja manusia juga memiliki resiko pemogokan masal, demonstrasi, dan menuntut upah besar.
Tenaga kerja juga memiliki keterbatasan yang bersifat manusiawi seperti istirahat yang cukup, pergi ke toilet dan berbagai keperluan yang bersifat pribadi. Kelemahan tersebut akan berdampak pada kualitas dan kuantitas produk terganggu. Belajar dari kelemahan-kelemahan di atas maka manusia terpacu untuk membuat mesin yang dapat menggantikan fungsi tenaga kerja manusia, seperti mengangkat, menggeser, mengelas dan lain-lain. Peralatan tersebut berkembang secara pesat, baik secara mekanik, elektrik, pneumatik hingga berkembang menjadi robot-robot industri.

Istilah robot berasal dari rusia, yaitu dari kata robota yang berarti tenaga kerja/buruh. Kemudian diawal abad ke 20 ilmuwan Cekoslowakia, Karel Capek (1890-1938) memperkenalkan istilah robot dengan membuat seperangkat mesin yang diberi nama Rosum’s Universal Robots (RUR). Menurut National bureu of Standar robot adalah Aplikasi robot sebagian besar pada bidang industri bertujuan untuk meningkatkan produktivitas produksi. Robot dapat digunakan secara rutin terus menerus tanpa merasakah kebosanan atau digunakan pada lingkungan yang sangat berbahaya. Sebagai contoh dalam industri nuklir, robot harus digunakan karena radiasi nuklir sangat berbahaya bagi manusia. Robot digunakan pada industry perakitan, pengelasan, peleburan, pengecatan dan telah digunakan pada bidang militer sebagai peralatan penjinak bom, bidang kedokteran sebagai peralatan operasi otomatis. Di bidang sosial robot banyak membantu sebagai pengganti bagian tubuh yang mengalami kecacatan fisik.